Berita
Debat Seru Menentukan Pemimpin Baru IKAPRAMA 2025
Pemilihan untuk ketua Ikatan Alumni Universitas Prasetiya Mulya (IKAPRAMA) Untuk istilah 2025– 2029 tetap dalam kecepatan penuh, termasuk sengketa terbuka dinamis yang berkontribusi pada kenikmatan. Ini tidak praktis melindungi suara terbanyak; Ini berkaitan dengan memastikan prospek memiliki visi yang jelas dan tujuan otentik.
Calon & Desain Sengketa
Hanya ada 2 prospek dengan Oporat (Prospek nomor 1) berada di antara mereka. Dalam perselisihan itu, ia memberikan dirinya ramah dan signifikan, menekankan bahwa pemilihan ini seharusnya menjadi kesempatan pemersatu alih -alih perjuangan suara.
Adharta bahkan disarankan untuk “mengabaikan angka 1 atau 2, pilih nomor 3” sebagai tanda kebersamaan dan inklusivitas. Tekniknya yang tidak terlalu luas namun luas telah mencatat perhatian banyak alumni.
Program Visi & Rahasia
Adharta bermaksud membuat ikaprama Aktif, kolektif, dan berdampak Lingkungan Alumni– Bukan sekadar aturan:
- Jaringan Alumni yang Kuat -Menguat koneksi lintas generasi dan lintas-profesional.
- Bantuan Bimbingan & Profesi – Penatua secara aktif membimbing junior, menyediakan bantuan profesi taktis.
- Beasiswa Perawatan Alumni – Pembiayaan sosial dari alumni untuk peserta yang diminta.
- Gerakan Efek Sosial – Dukungan alumni untuk UKM, kegiatan sosial, dan pekerjaan sosial.
Inti dari perselisihan terbuka
- Calon ini bukan tentang kekuasaan, namun seruan untuk melayani dan berkontribusi
- Fokus pada kebersamaan – Tidak peduli siapa yang menang, semua alumni harus merasa terlibat dan tidak diabaikan.
Siapa yang terlibat?
- Ikaprama saat ini mendukung 10.000 alumni from Universitas Prasetiya Mulya, covering different programs and years.
- Pemilihan akan terjadi dari akhir Juni hingga awal Juli 2025 mengikuti serangkaian perselisihan dan proyek.
Ringkasan Cepat
| Elemen | Informasi |
| Pemilihan | Ketua Ikaprama 2025– 2029 |
| Sengketa | Terbuka, menekankan visi kebersamaan |
| Prospek utama | 1Mber 1 Arturtra |
| Program rahasia | Jaringan, pendampingan, beasiswa, efek sosial |
| Durasi pemungutan suara | Akhir Juni– Awal Juli 2025 |
.
Penolakan Kolektif: 7 Fakultas Kedokteran Menentang Pengambilalihan Pemerintah
Tujuh master besar dari Fakultas Kedokteran — termasuk dari FK UI, UGM, Unair, Unhas, USU, Unpad, dan UB– mengadakan diskusi tiny gratis untuk mengungkapkan ketidaksetujuan mereka terhadap pengambilalihan Kolegium Dokter Indonesia oleh pemerintah melalui konsil kesehatan baru.
Apa yang Mereka Kritisi?
- Intervensi Pemerintah
Para master besar menolak perubahan kontrol Kolegium dari organisasi profesi ke Kementerian Kesehatan/Konsil Kesehatan Indonesia (KKI). Mereka khawatir langkah ini akan menghilangkan otonomi ilmiah dan profesional dokter. - Mutasi Dokter & Kebalikannya
Banyak dokter senior yang juga mengajar di fakultas kedokteran telah dipindahkan, yang menyebabkan gangguan di rumah sakit pendidikan. Langkah ini dianggap merusak kontinuitas pendidikan kedokteran. - Risiko Penurunan Mutu
Para master besar memperingatkan bahwa tanpa kehadiran Kolegium yang bebas dari pengaruh, kualitas spesialis dan dokter yang siap terjun ke dunia kerja akan menurun, dan dapat berdampak pada keselamatan pasien.
Pernyataan Tegas dari Kalangan Akademisi:
- Prof Djohansjah Marzoeki (Unair) : “Kolegium kedokteran harus otonom dan independen, tidak dapat diintervensi oleh negara.”
- Prof Endang Sutedja (Unpad) : “Menteri Kesehatan mengambil alih perancangan dan pengelolaan pendidikan tenaga medis tanpa partisipasi dari kalangan akademisi.”
- Prof Wisnu Barlianto (UB) : “Peralihan ke Kementerian Kesehatan melalui PP 28/2024 akan melemahkan kualitas pendidikan spesialis.”
- Expert besar dari Unhas & USU : Menyatakan bahwa prosedur pengambilalihan kolegium dilakukan dengan kurang transparan dan berisiko menimbulkan kesenjangan kompetensi klinis-ilmiah.
Tanggapan dari Kementerian Kesehatan
Pemerintah, melalui staf ahli Menteri Kesehatan, mengklaim bahwa pengaturan ini sesuai dengan UU Kesehatan 17/2023 dan dianggap “sekadar mempertegas koordinasi”, bukan pengambilalihan. Namun begitu, para kritikus menilai ini sebagai bentuk intervensi yang melemahkan lembaga profesi.
Mengapa Ini Penting bagi Kita?
- Kualitas Dokter dan Spesialis : Independensi kolegium berhubungan langsung dengan mutu pendidikan, etika, dan pelayanan kepada pasien.
- Fungsi akademik dan klinis : Perguruan tinggi perlu tetap memiliki suara dalam kurikulum dan pelatihan bagi dokter spesialis.
- Transparansi Kebijakan : Keterlibatan pendidikan, profesi, dan pemerintah harus seimbang dan tidak didominasi oleh satu pihak.
Kesimpulan Singkat
| Masalah utama | Ringkasan |
| Akuisisi Collegium | Pemindahan ke naungan Kementerian Kesehatan/KKI melalui UU 17/2023 + PP 28/2024 |
| Reaksi Akademisi | FK UI, UGM, Unair, Unpad, Unhas, USU, UB menolak perubahan ini |
| Risiko & Dampak | Penting untuk menjaga independensi guna memastikan mutu pendidikan dan pelayanan tetap tinggi |
| Standar UU & Pemerintah | Pemerintah mengklaim proses tersebut legal dan koordinatif, sedangkan akademisi menyebutnya sebagai intervensi |
Perjalanan Sukses: Dari Profesor Muda ke Chef Profesional, Alumni BPK Penabur Jakarta
Tiga alumni BPK Penabur Jakarta sekali lagi membuktikan bahwa karakter yang kuat, ditambah dengan pendidikan berstandar nilai Kristiani, dapat membuka jalan menuju kesuksesan yang luar biasa. Mereka berbagi kisah inspiratif dalam acara Talk Program Cerita Inspiratif Alumni bertema “Menghadapi Tantangan Zaman dengan Karakter yang Kuat”
- Ariawan Gunadi
- Saat ini menjabat sebagai Ketua Yayasan Tarumanagara dan Ketua Alumni Penabur Indonesia (Alpenindo) .
- Berpendidikan di Penabur dari TKK hingga SMAK.
- Berangkat dari keluarga sederhana dan sambil bersekolah, ia juga bekerja.
- Ia memiliki keyakinan bahwa fondasi integritas, kejujuran, disiplin, etika, dan kemampuan membangun relasi sejak dini adalah yang membawanya ke posisi sekarang.
“… fondasi kuat yang ditanamkan sejak kecil … berani bermimpi besar,” ungkapnya dalam talk program.
Profesor muda (nama belum disebutkan)
Walaupun detailnya belum diungkapkan, sosok ini merepresentasikan generasi Penabur yang bersinar sebagai dosen muda berprestasi. Keberadaannya menandakan bahwa pendidikan karakter di BPK Penabur bisa membawa siswa mencapai puncak akademik.
3. Koki Profesional & Dosen
Salah seorang alumni telah berhasil menjadi Koki Profesional sambil mengajar– memadukan karier kuliner dan akademik. Ini menjadi bukti nyata bahwa lulusan Penabur bisa berhasil di jalur non-akademik sambil mendidik orang lain, sejalan dengan nilai pengabdian.
Mengapa Nilai Penabur Memiliki Dampak Besar?
BPK Penabur Jakarta memiliki filosofi PKBN2K: Jadilah sulit, Excel di seluruh dunia, tunjukkan masyarakat, Dan mengandalkan Tuhan .
Ini bukan sekadar kata-kata– karakter inilah yang membentuk alumni seperti Ariawan dan lainnya menjadi individu sukses yang siap menghadapi perubahan.
Ringkasan dan Intisari
| Nomor | Posisi Saat Ini | Spesialisasi |
| Ariawan Gunadi | Ketua Yayasan, Ketua Alpenindo | Didikan karakter & relasi di Penabur |
| Profesor termuda | Dosen muda berprestasi | Bukti kekuatan pendidikan karakter |
| Koki & Dosen Profesional | Chef & pengajar | Paduan karier & semangat pengabdian |
Mengapa cerita ini begitu penting?
- Menegaskan pentingnya pendidikan karakter sebagai fondasi sukses.
- Inspirasi: alumni Penabur dapat mencapai puncak dalam bidang akademik, sosial, maupun praktis.
- Mengajak generasi muda: integritas dan etika dapat membuka pintu karier yang luas, bukan sekadar IQ yang tinggi.
.
UNJ Pacu Inovasi Mahasiswa untuk Kampus Berdaya Guna
Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (FEET UNJ) baru saja menyelenggarakan Gebyar Technopreneurship 2025 untuk merayakan Passes away Natalis ke-61. Acara ini menjadi kesempatan bagi para mahasiswa untuk menampilkan hasil karya mereka sekaligus menunjukkan komitmen nyata UNJ sebagai kampus berdampak
Apa itu ‘Kampus Berdampak’?
Menurut Rektor UNJ, Prof. Komarudin, kampus berdampak berarti menghasilkan inovasi yang manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dan dunia industri. Banyak hasil karya mahasiswa yang dipamerkan kali ini karena berpotensi untuk dihilirisasi, atau dikembangkan menjadi produk nyata.
Subdirektorat Inovasi & Hilirisasi
Melalui Subdirektorat Inovasi dan Hilirisasi, UNJ mendukung proses transformasi ide menjadi produk industri. System ini berfungsi sebagai penghubung antara riset mahasiswa dengan kebutuhan pasar dan dunia industri.
Technopreneurship Sebagai Mata Kuliah Wajib
Di feet UNJ, technopreneurship merupakan mata kuliah wajib 2 SKS. Mata kuliah ini mendorong mahasiswa menjadi “inovator muda” dengan merancang, menguji, dan memasarkan produk teknologi mereka.
Serangkaian Aktivitas Kreatif & Kompetitif
Gebyar ini juga turut dimeriahkan oleh berbagai kegiatan menarik:
- 9 kompetisi tingkat nasional dari pembuatan design, kuliner, tata rias, hingga coding dan UI/UX.
- Talkshow style program, dan demonstration budaya hingga adat pernikahan nusantara.
Fokus Rektor & Wakil Rektor
Prof. Komarudin menyatakan bahwa hilirisasi adalah fondasi untuk membuat riset menjadi relevan dan berdampak. Di saat yang sama, UNJ juga mengadakan FGD Kesiapan Inovasi (KATSINOV) untuk mengevaluasi dan membantu pengaturan inovasi melalui tim Wakil Rektor & LPPM UNJ.
Kolaborasi dengan BRIN
UNJ dan BRIN berkolaborasi dalam FGD untuk mendorong inovasi yang terukur serta riset yang siap dikembangkan secara finansial dan industri. Ini bertujuan untuk meningkatkan kecakapan mahasiswa dan dosen dalam hilirisasi.
Ringkasan Cepat
| Elemen | Rincian |
| Gebyar Technopreneurship 2025 | Pameran karya mahasiswa untuk hilirisasi riset & inovasi |
| System Pendukung | Subdirektorat Inovasi & Hilirisasi + FGD KATSINOV |
| Mata Kuliah | Technopreneurship (2 SKS) |
| Kompetisi & Acara | 9 kompetisi nasional + talkshow + style reveal budaya |
| Kolaborasi Resmi | UNJ ↔ BRIN (FGD hilirisasi & regulasi inovasi) |
Kenapa Ini Penting?
- Meningkatkan kualitas riset dengan memastikan relevansi dan kesiapan untuk pengembangan lebih lanjut.
- Menyediakan platform nyata bagi mahasiswa untuk menjadi wirausahawan teknologi muda.
- Mendukung visi Kemdiktisaintek: kampus yang benar-benar berdampak untuk Indonesia.
.
Langkah Cepat LPDP Hadapi Ancaman Kebijakan Imigrasi AS bagi Mahasiswa di Harvard
Baru-baru ini, izin Universitas Harvard untuk men-sponsori visa pelajar F1 dan J1 dicabut sementara oleh Pemerintah AS. Keputusan ini segera menyebabkan kekhawatiran di kalangan mahasiswa asing, termasuk 46 penerima beasiswa LPDP di Harvard, karena dapat mempengaruhi status hukum mereka.
Gugatan dan Penangguhan
Harvard segera mengambil langkah hukum, dan pada 29 Mei 2025, pengadilan menangguhkan sementara kebijakan tersebut. Ini berarti mahasiswa asing dapat melanjutkan studi mereka tanpa perubahan status visa saat ini.
LPDP & Kemendiktisaintek Bergerak Cepat
Untuk memastikan mahasiswa Indonesia tidak terpengaruh, LPDP bersama Kemendiktisaintek , Kemenlu , KBRI Washington D.C. , KJRI dan Saham melakukan koordinasi intensif:
- Memantau perkembangan hukum secara real-time
- Membuat grup Whatsapp khusus untuk penerima beasiswa di Harvard dan AS
- Menganjurkan untuk tidak meninggalkan wilayah AS agar tidak kehilangan status visa
Persiapan “Fallback”: 3 Skema Darurat
LPDP juga telah menyiapkan rencana alternatif jika kebijakan tersebut kembali diterapkan:
- Liburan akademik sambil menunggu situasi membaik
- Pindah studi ke universitas lain di AS yang masih bisa menerbitkan visa
- Kuliah bold agar studi tetap berjalan tanpa harus berada di kampus
Fakta Singkat
| Aspek | Informasi |
| Mahasiswa LPDP di AS | ~ 360 penerima beasiswa sedang dan akan studi di AS |
| Harvard | 46 penerima beasiswa sedang kuliah, 23 sudah lulus & akan kembali ke RI |
| Visa status | Penangguhan kebijakan hingga 29 Mei memberikan waktu untuk melanjutkan studi |
| Larangan keluar AS | Anjuran dari Kemenkeu & LPDP agar mahasiswa tetap berada di AS |
Kenapa Ini Penting?
- Mahasiswa dapat terus kuliah tanpa gangguan status hukum.
- LPDP & RI responsif dengan menyiapkan rencana cadangan dan bantuan konsuler.
- Situasi dinamis sehingga memerlukan upgrade informasi & kewaspadaan.
Studi Kolaboratif: Peran Kampus untuk Kemajuan Bangsa
Mahasiswa program doktoral Manajemen dan Bisnis (DMB 22) dari Sekolah Bisnis IPB University melakukan kunjungan akademik ke Universitas Seoul, Korea Selatan, pada pertengahan Mei 2025. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Perusahaan Internasional dan Paparan Langsung Manajemen yang bertema: “Lihat Korea: Membina Studi Penelitian, Memajukan Pembangunan, Membentengi Kerjasama.”
Sambutan dan Eksplorasi Sejarah Kampus
Kelompok yang terdiri dari 17 mahasiswa ini disambut dengan hangat oleh Jeeah Young dari International Workplace Hanyang, yang memberikan penjelasan mengenai latar belakang sejarah universitas serta prestasi akademiknya. Mereka juga diajak mengunjungi Museum Sejarah Universitas Hanyang yang mencerminkan bagaimana sebuah perguruan tinggi dapat menjadi penggerak kemajuan ekonomi dan sosial suatu negara.
Perspektif Worldwide dan Nilai Tambah Pembelajaran
Menurut Prof. Dr. Hartoyo dosen pendamping, kunjungan ini memberikan perspektif international– tidak hanya dalam bentuk teori, tetapi juga bukti nyata inovasi dan penerapan hasil riset di dunia nyata. Sementara itu, Tri Raharjo (Komti DMB 22) menambahkan bahwa kunjungan ini memperluas wawasan mahasiswa dan memperkuat komitmen untuk menghasilkan riset yang berdampak.
Kesimpulan: Pentingnya Kunjungan Ini
- Menegaskan Peran Kampus : Keterlibatan kampus dalam memperkuat bangsa melalui kualitas riset dan inovasi semakin terlihat nyata.
- Penguatan Perspektif Global : Mahasiswa DMB memperkuat visi internasional melalui interaksi langsung dengan institusi luar negeri.
- Mendorong Jaringan : Banyak jaringan yang terbentuk dengan potensi kolaborasi di masa depan.
Semoga cerita ini menjadi inspirasi bagi kampus lain untuk aktif menjalin kolaborasi internasional– tidak hanya di IPB, tetapi juga di kampus Anda!
Tim Sapuangin ITS: Triple Victory at the 2025 Shell Eco-Marathon
Tim Sapuangin dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali mencatat sejarah dengan menyabet juara pertama untuk tiga tahun berturut-turut dalam ajang Shell Eco-Marathon Asia Pasifik & Timur Tengah 2025 yang digelar di Lusail International Circuit, Qatar.
Mobil Andalan: Sapuangin XI EVO 4
- Menggunakan mobil bertipe Ide Urban Engine Pembakaran Internal (ICE) mereka berhasil unggul dalam kategori on-track.
- Mencatat efisiensi bahan bakar yang mengesankan: 513 km/liter melebihi rekor sebelumnya sebanyak 482 km/liter.
Kemenangan Off-Track dan Pemrograman Otonom
Selain kompetisi balapan, mereka juga meraih sejumlah penghargaan off-track:
- Juara 1 Desain Kendaraan dan Juara 2 Information dan Telemetri
- Di dalam Kompetisi Pemrograman Otonom (APC), Sapuangin juga menyabet gelar juara pertama — mobil otonom dengan algoritma paling efisien.
Akses keseluruhan 2025
| Kategori | Prestasi Tim Sapuangin |
| ICE On-Track | Juara 1 Asia Pasifik & Timur Tengah |
| Efisiensi Bahan Bakar | 513 km/liter (Rekor baru) |
| Desain Kendaraan | Juara 1 |
| Data & Telemetri | Juara 2 |
| Pemrograman Otonom | Juara 1 |
Kunci Keberhasilan & Inovasi
- Konsumsi komposit karbon dari kayu bekas boks pada kemudi untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi berat.
- Kerja keras, ketahanan, dan dukungan dari ITS menjadi fondasi keberhasilan tim.
Dampak yang Lebih Luas
- Pencapaian ini memperkuat reputasi ITS dan Indonesia di kancah internasional.
- Upaya mereka sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) — berfokus pada energi bersih, inovasi industri, serta produksi yang bertanggung jawab.
Ringkasan Singkat
Tim Sapuangin ITS:
- Meraih gelar juara tiga tahun berturut-turut Dalam ide es kategori perkotaan,
- Memecahkan rekor efisiensi bahan bakar dengan 513 km/liter,
- Mencapai kesuksesan luar biasa dalam kategori off-track dan otonom,
- Menjadi inspirasi nyata untuk inovasi teknologi bagi mahasiswa Indonesia.
.
Web Advancement Masa Depan: Membentuk Developer Unggul dan Inovatif di Unpam
Pada 5 Juni 2025 Program Teknik Informatika di Universitas Pamulang (UNPAM) secara efektif mengadakan lokakarya nasional yang berjudul “Masa Depan Kemajuan Web: Struktur generasi pengembang yang kompeten, kreatif, dan kompetitif.” Kesempatan itu terjadi di Auditorium Darsono, Sekolah Viktor, Tangsel, dan berpartisipasi di sekitarnya 7.000 orang – 2.300 secara pribadi, dengan sisanya mendaftar secara praktis!
Subjek lokakarya: Kemajuan web di era digital
Ahmad Musyafa, kepala program rekayasa informatika, menyoroti nilai melihat kemajuan web secara luas- tidak hanya memproduksi situs, namun juga mengakomodasi Pengalaman Pengguna menggabungkan Ai dan menyesuaikan diri dengan inovasi baru. Di sisi lain, Yan Mitha Djaksana, Dekan Profesor Teknologi Komputer dan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, menyarankan peserta pelatihan bahwa kemampuan teknis perlu dicocokkan dengan kemampuan lunak Seperti penyusunan, manajemen waktu, dan dedikasi skolastik.
Siapa pembicaranya?
According to Media Sembilan:
- Sandhkaka : Pengembang skolastik, profesional, dan material- berbagi wawasan tentang pola web saat ini dan bagaimana menjadi pengembang yang inovatif.
- Ahat Susila : Seorang pembicara dan profesional yang menawarkan sudut pandang yang bermanfaat dan pembaruan kemampuan yang berkaitan dengan pasar.
Mengapa lokakarya ini penting?
- Pembaruan Tren Web & AI – Memastikan pengembang terus diperbarui.
- Campuran kemampuan – Mengintegrasikan kemampuan teknis dan sosial agar tetap relevan.
- Branding individu – Mengetahui menghasilkan portofolio yang kuat dan menonjol di dunia digital.
Kemitraan Akademik dan Pasar
Dengan bantuan lengkap dari struktur Sasmita Jaya, melalui fungsi LPPM, kesempatan ini adalah kerja sama yang substansial. Program Teknik Informatika juga secara aktif terkait dengan kemajuan aplikasi internal UNPAM dan pusat inkubasi inovasi-menunjukkan sinergi dunia nyata di antara komunitas akademik dan pasar.
Ringkasan Cepat
| Detail Rahasia | Informasi |
|---|---|
| Gaya bengkel | Masa depan kemajuan web |
| Tanggal & Area | June 5, 2025, Darsono Auditorium– Unpam Viktor |
| Individu | ± 7.000 (2.300 offline + Lainnya online) |
| Pembicara | Sandhika Galih & Atang Susila |
| Lokasi fokus | Pola Web & AI, UX, kemampuan lunak+ lunak, branding individu |
| Struktur & Bantuan LPPM | Kemitraan untuk Aplikasi Sekolah dan Pusat Inkubasi Teknologi |
Apa efeknya?
Lokakarya ini berfungsi sebagai platform utama untuk peserta pelatihan UNPAM untuk:
- Tetap ditingkatkan dengan peningkatan teknologi terbaru.
- Bersiaplah untuk kesulitan digital.
- Memperkuat hubungan dengan spesialis dan pasar TI.